Pages

Showing posts with label Agama. Show all posts
Showing posts with label Agama. Show all posts

Thursday, July 1, 2010

Ada Naga di Dada Gue Dan Ada Domba di Kepala Gue


Pernah ngerasain hati lo panas karena masalah dan tekanan hidup? Pasti semua orang pernah ngerasain hal ini, entah masalahnya apa, tapi rasanya dada serasa panas banget, tau kenapa? Karena di dada lo ada seekor NAGA, ya, makhluk penyembur api itu lagi bersarang di dada lo, naga itu nyoba membakar apapun di dada kita dan membuat semua masalah makin parah dan yang paling parahnya lagi, lo mungkin ngerasa masalah itu gabakal selesai

Jangan pernah biarin naga di dalem kerajaan dada lo coba bakar semua yang lo punya, di dada lo bukan cuma ada rasa benci kan? tapi di kerajaan dada lo banyak hal tersimpan disana, kenangan, temen-temen lo, banyak hal yang harus kita selamatin dari amukan si naga. Jangan sampe masalah dan tekanan berwujud naga itu bakar abis semua yang lo punya.

Satu hal yang  bisa kita lakukan; buat naga itu jinak, ambil domba berwujud ketenangan pikiran, dan biarkan naga itu makan domba kita sebagai tumbal, biarkan naga itu tenang dan nyaman. Tunggu sejenak, dan naga itu bakal jadi abdi yang paling kuat dan paling setia buat kita

Rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda: “sesiapa yg menahan marah sedangkan dia mampu melepaskan marahnya Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di depan sekalian makhluk sehingga Allah memberinya pilihan untuk dia memilih mana2 bidadari”(hadith riwayat Ahmad, Abu Daud & At-Tirmizi)

Sudah siapkah kita menjinakan naga?







Wednesday, April 7, 2010

Sepenggal kisah di suatu padang

Di saat lidahku tak lagi bisa bergerak

Di saat itu lah tanganku yang berbicara, dia membeberkan segala yang telah ia lakukan

Untuk apa ia digunakan, kemana ia diarahkan, apakah mendukung kebaikan atau kemaksiatan?

Tanganku berbicara dengan lancar bak air sungai bebas hambatan, jujur, tegas tanpa tedeng aling

Setelah tanganku berkoar-koar, giliran kakiku

Ia bercerita kemana ia melangkah, apakah mendekati surga atau menjauhinya sejauh jauhnya

Ia jujur, tegas tanpa tedeng aling

Keringat dingin kembali menetes, bukan menetes tepatnya, mengucur deras, mengingat matahari hanya sejengkal diatas kepala ku

Panas dan tegang

Berkali kali aku mencoba menelan ludah, namun mulut ku kering kerontang tanpa cairan ludah

Lalu menyusul telinga bercerita tentang apa yang ia dengar, perkataan baikkah atau burukkah yang sering didengar

Ia tegas, jujur tanpa tedeng aling

Kulihat neraca tampak berat sebelah kearah lubang hitam, rasanya panik dan ingin berlari dari tempat ini, namun kakiku kini diluar kontrol diriku

Berat

Sangat berat

Lalu mata mulai bercerita tentang apa-apa yang ia saksikan dialam fana sana, baik burukkah yang ia liat

Timbangan pun kembali bergeser kearah lubang hitam

Matahari seperti makin mendekat ke arah tengkukku

Sekarang giliran kelamin yang berbicara

tentang apa yang ia lakukan didunia dulu, apakah diperbudak nafsu atau menjaga kehormatan dan kesucian

Ia berbicara jujur tegas tanpa tedeng aling

Timbangan pun kembali bergeser, namun menjauhi lubang hitam itu, terus bergeser-bergeser

Menjauh

Makin menjauh

Saturday, September 19, 2009

Allahu Akbar


Allahu akbar Allahu akbar laailahaillahuallahu akbar, allahu akbar walillahilhamd

Gema takbir bersahut sahutan diluar sana, dari rumah rumah Allah, radio, tv dan dari segala penjuru tanah ini, semuanya mengucapkan kalimat takbir, mengagungangungkan kebesaran Allah, hati menjadi sejuk dibuatnya

Kata-kata indah dengan mudahnya meluncur dari lisan lisan manusia, dituangkan menjadi berbentuk tulisan nan puitis, berharap tulisan puitis tersebut mampu mewakili perasaan hati yang gembira karena akan menyambut hari nan fitri, hari yang mana untuk menujunya diperlukan perjuangan keras menahan hawa nafsu, lapar dahaga selama satu bulan penuh.

Allahu akbar Allahu akbar laailahaillahuallahu akbar, allahu akbar walillahilhamd

Takbir berulang ulang ulang dilafalkan, tak bosan bosannya lisan mengulang ulangnya, walaupun mungkin tak paham maknanya, urusan paham atau tidak itu urusan belakang.

Allahu akbar Allahu akbar laailahaillahuallahu akbar, allahu akbar walillahilhamd

Mungkin tahun ini adalah tahun terakhir bagi orang orang yang sedang memuji kebesaran Allah, mungkin tahun depan jatah kehidupannya berakhir, atau mungkin malah dunia yang sudah harus berhenti berputar, tak ada yang tahu.

Mungkin tahun depan, esok atau malah mungkin sebentar lagi, jatah hidup ini akan habis, hanya si pemilik seruan teragunglah yang tahu.

Allahu akbar Allahu akbar laailahaillahuallahu akbar, allahu akbar walillahilhamd

Allahu akbar Allahu akbar laailahaillahuallahu akbar, allahu akbar walillahilhamd

Allahu akbar Allahu akbar laailahaillahuallahu akbar, allahu akbar walillahilhamd

Allahu akbar Allahu akbar laailahaillahuallahu akbar, allahu akbar walillahilhamd

Gema takbir terus bergaung disana sini

Thursday, September 17, 2009

Apa semua orang abis lebaran jadi kaya bayi lagi? tanpa dosa?

Jawabannya: belum tentu!

Kenapa? karena gasemua orang islam puasa kan? bahasa kasarnya gini, enak aja lo tau tau gapunya dosa, puasa aja kagak enak banget lw mau dimaafin dosa dosa lw, what you get thats what you did, yakan?

Orang yang puasa aja masih bisa gaditerima, apalagi yang gapuasa?

Inget ya, puasa bulan Ramadhan itu WAJIB!! Islam seorang muslim belom lengkap kalo gapuasa Ramadhan!!