Pages

Friday, April 16, 2010

Bahkan pelajaran dapat di peroleh dari sopir angkot

Kemarin, ketika saya dalam perjalan pulang menuju rumah, supir angkutan kota (angkot) mengajak saya berbincang-bincang tentang masalah Tanjung priok, namun sebelumnya ia meminta opini saya, tentang "siapakah yang salah" 

saya menjawab, "tentu saja aparat bang" (karena saya pikir semua orang kecil -dalam hal ini supir angkot- selalu membenci aparat) 

namun ternyata salah, ia berkata "lho, kenapa aparat yang salah? Mereka hanya menjalankan tugas kan?" 

"Tapi aparat -khususnya polisi- sering mencari-cari kesalahan kan bang!" saya menyanggah

"Apa maksudnya mencari-cari kesalahan? bukankah kesalahan yang dicari-cari itu tetap salah? mereka hanya mencari kesalahan yang sudah di tentukan di peraturan kan? mereka tidak pernah membuat peraturan-peraturan baru " kata abang sopir

"Iya sih bang" jawab saya
 
"Kalau kamu tidak melanggar peraturan, kan tidak mungkin di hukum, sebenarnya mereka hanya ingin melindungi kita saja, dengan cara menegakkan peraturan" lanjut sang abang sopir

"Iya bang betul" jawab saya

Akhirnya percakapan kami pun usai, karena saya harus pindah mobil

Terima kasih abang sopir angkot, sang guru tak terduga, dibalik baju lusuh dan dekil, ternyata ia dapat mengajarkan seorang siswa yang belajar di bangku sekolah lebih banyak darinya

itulah pelajaran hidup





No comments:

Post a Comment